Making My Own Wedding Invitation | #VannyGotAPie

by - Saturday, September 26, 2020

Sempat tertunda karena banyaknya pekerjaan, akhirnya aku dapat menulis tentang undangan pernikahanku, yang aku buat sendiri. Seriusan buat sendiri ? Ya buat sendiri, dibantu dengan tema percetakan tentunya hehehe. Tetapi dari design dan bentuk ukuran, semuanya aku yang buat. Jadi team percetakan hanya terima beres dan siap memperbanyak design undangannya.
Berawal dari pikiranku yang berpikir bahwa undangan pernikahan nantinya akan berakhir di tong sampah hehehe, akhirnya aku memutuskan untuk membuat undangan yang simple, tidak terlalu besar, tetapi tetap cantik. Aku ingin undanganku tidak memakai kertas terlalu banyak, jadi aku membuat satu lembar undangan dengan design bolak balik, supaya lebih menghemat budget dan tidak mubazir membuang-buang kertas. It's too simple yahh~ tapi aku beri sentuhan magic pada design amplopnya. Kita akan bahas itu nanti :)
Kita akan mulai dari pemilihan tulisan pada undangan, karena aku ingin undanganku tidak terlalu bertele-tele aku lebih banyak melihat contoh undangan orang luar negri. Mereka sangat to the point untuk setiap undangannya. Akhirnya aku mengambil satu contoh undangan dan akhirnya aku mofikasi sendiri. Karena papa masih ingin memasukan untaian doa/potongan hadist pada undangan kita. Akhirnya dengan beberapa kali revisi (utung aku yang design kalau tidak mungkin pihak percetakan akan marah LOL) akhirnya aku meletakan potongan hadist dan ucapan basmallah diatasnya. Oiya aku juga menggunakan bahasa inggris di undanganku, Papaku sempat kontra dengan ini, but this is my wedding day, aku ingin membuat undangan yang aku mau, karena aku ingin sekali memiliki undangan pernikahan dengan penggunaan bahasa inggris didalamnya. Lalu bagaimana mengatasi tamu undangan yang tidak dapat berbahasa inggris ? Aku sudah memikirkan itu, aku membuat tulisan tidak terlalu banyak dan ribet, supaya orang-orang tahu maksud undangan tersebut tanpa memikirkan bahasa apa yang digunakan LOL. mentemen dapat melihatnya dengan jelas pada gambar-gambar dibawah ini.
Ada cerita dibalik, kenapa aku akhirnya mendesign sendiri undanganku ?
Berawal dari pihak percetakan yang meminta coret-coretan MAP untuk lokasi pernikahanku, karena tadinya aku sudah setuju dengan design yang mereka berikan, meskipun aku kurang sreg dengan font yang mereka gunakan, tetapi karena aku menyiapkan semua pernikahanku sendiri tanpa bantuan WO, jadi aku pasrahkan saja kemereka. Sampai pada akhirnya mereka meminta aku membuat gambar coretan asal-asalan utuk MAP lokasi pernikahan LOL.. Aku tidak tau ada apa dipikiranku saat itu LOL karena aku ingin suatu kesempurnaan, dan tidak puas dengan hasl coretanku, akhirnya aku membuat MAP berdasarkan gambar dari google map. Dan berakhir sangat SEMPURNA!! Sesuai seperti undangan yang biasa aku lihat di pinterest lol.. Akhirnya aku ingin kesetaraan, kesamaan, antara font map dan juga font undangan bagian depannya hahaha biasalaah Virgo ingin semuanya sempurna. Dan aku bilang kepada pihak percetakan, dapatkah aku design sendiri undagan bagian depannya ? Jadi pihak percetakan tinggal mencetak saja ? Dan ternyata pihak percetakan menyanggupinya. 
Akhirnya aku minta semua tulisan dari dalam undangan dan amplop dirubah sesuai dengan design yang sudah aku berikan.
Mari kita masuk, dan membecirakan detail dari undangannya, kita mulai dari bagian terluar undangan yaitu amplopnya. Aku memilih design polos seperti amplop surat pada umumnya karena aku ingin, saat undangan ini datang kepada penerimanya, si penerima merasa mendapatkan surat yang dikirim kantor post dari sahabat lamanya. Aku pilih font handrawn latin, agar seperti surat sungguhan, tidak lupa perangko dipojok kanan. Aku gunakan fotoku menggunakan dress putih ala victorian era, agar kesan jadulnya masuk. Untuk mempercantik amplopnya sedikit, aku berikan ilustrasi bunga, yang mana ini adalah ilustrasi bunga yang aku gunakan sebagai official logo dari pernikahanku, yang akan aku gunakan sampai pada souvenir pernikahanku.
Amplopnya sangat simple, dan aku sangat puas dengan hasil depannya. Dan bagaimana dengan bagian belakangnya ? 
Aku meminta design amplop seperti amplop jadul yang ada di Harry Potter,  jadi bagian lidah penutupnya runcing sampai bawah, dan aku meminta untuk menggunakan wax seal untuk penutup amplopnya. Aku sama sekali tidak menggunakan lem perekat untuk menutup undanganku. 
Design bagian belakang undanganku masih simple, dengan menggunakan font yang sama dengan surat didalam, aku menuliskan namaku dan suami, berikut juga nama org tua kami dan tempat tinggal kami dibagian bawahnya. Aku tadinya ingin menggunakan daun atau bunga kering kecil di setiap wax sealnya, tetapi bagian team percetakan takut kalau bunganya akan rusak lol. Meskipun aku yakin itu bukanlah masalah yah~

If you guys look more closer, kalian bakal melihat ada logo official pernikahanku, yang aku bicarakan tadi diatas. Aku meminta pihak percetakan menggunakan logo tersebut untuk wax sealnya. Bedanya logo bunga disni menggunakan inisial namaku dan suami.
Apakah berhenti disitu ? Oh tentu tidak, sentuhan magic itu ada dibagian dalam amplop undangku. kalian bisa lihat bagian dalamnya full print logo bunga kami, dengan background merah. Ini dia yang membuat undanganku jauh lebih manis saat dibuka amplopnya.
Dengan kombinasi merah maroon dan putih, aku mulai menuliskan kata-kata dan maksud dari undangan tersebut.Dan aku meletakan kembali di bagian atas undangan dengan logo official weddingku beserta inisial namaku dan suami. Percaya tidak percaya mentemen aku butuh waktu seharian hanya untuk memikirkan warna apa yang cocok ada dalam undanganku. Aku tadinya hanya berfikiran hitam saja, tetapi dengan bebragai banyak refrensi ternyata pemilihan warna lain jauh lebih membuat menarik dan manis. Akhirnya aku putuskan undanganku menggunakan sentuhan merah maroon sesuai wedding dress receptionku. Yes I wear White and Maroon on my wedding day. We will talk about this very soon!!


Dsini mentemen bisa melihat, apa yang aku bicarakan diatas mengenai pengguanaan bahasa Inggris yang simple di bagian dalam undanganku. Aku berusaha untuk tetap memudahkan pemahaman para penerima undangan, yang kurang mengerti bahasa inggris dengan tidak terlalu banyak menggunakan kata-kata yang susah didalamnya. Aku menggunakan kata-kata bahasa inggris, bukan berarti aku tidak mencintai bahasa Indonesia, tetapi karena memang, aku sudah lama menginginkan undangan pernikahan yang simple ala orang bule hehehe~ karena jujur saja mentemen, jika kalian ingin menikah dengan budget yang ga berlebihan, you guys can follow them.. mengikuti gaya pernikahan mereka sangat pas dengan budget kita yang mungkin bisa dibilang, pas banget!
Nah dibagian belakang ini tempat aku meletakan map lokasi pernikahanku. Berbeda dengan bagian depannya, bagian belakang ini aku menggunakan sedikit bahasa Indonesia untuk penunjuk jalannya, karena memang jalannya semua berbahasa indonesia. Aku menyertakan barcode juga untuk memudahkan pencarian pada smartphone.
Jadi itu dia mentemen sedikit cerita dan detail dari pembuatan undangan pernikahanku. Aku membuatnya sendiri sepenuh hati, dan memilih bahannya juga sendiri, karena menurutku undangan pernikahan itu tidak perlu heboh dengan bahan yang berlebihan, karena nanti akan berakhir ditempat pembuangan sampah. Tetapi meskipun begitu, aku tidak mau memberikan undangan yang seadanya kepada penerimanya. Aku berusaha membuat undangan yang tidak memakan banyak biaya, tetapi tetap bagus. Mungkin mentemen penasaran berapa harga /pcs dari undanganku ? hehehehe
Jadi harga undanganku sesuai dengan perkiraanku hehehe.. aku yakin undangan ayang aku inginkan bisa mencampai 5000 rupiah perpcs hehehe.. Itu targetku, tetapi ternyata aku mendapatkan harga 6000/pcs dengan minimal order 600pcs. Dan aku mencetak undangan untuk 700pcs. Harga yang aku dealing tidak jauh dr perkiraanku. Ini harga pada tahun 2019 ya mentemen. Jika mentemen disini ada yang sedang menyiapkan pernikahan, aku akan menyertakan vendor-vendor yang bekerja sama denganku, mungkin nantinya akan dapat membantu memudahkan mentemen yang sedang mencari vendor juga.
Selama aku menyiapkan pernikahan aku dibantu oleh Awahita Studio, yang tidak lain tidak bukan adalah diriku sendiri. Aku akhirnya mendirikan Awahita Studio karena pengalamanku mempersiapkandan memanage acara pernikahanku sendirian. Dan finally Awahita resmi launching disaat acara pernikahanku. Jadi jika mentemen berada di daerah Jawa Timur dan Jakarta, dan membutuhkan vendor yag berpengalaman, Awahita inshaallah siap membantu keperluan kalian. Baik dari persiapan pernikahan, undangan souvenir, bridesmaid box, dll bahkan dealing dengan vendor dll, Mentemen bisa hubungi Awahita Studio.
Manage & Concept by Awahita.Studio Venue & Catering Pendopo Andaru Brides Attire Risna Yustiani MUA Nael Depraya Accesories Nael Depraya Nails by Nail by Aisha Groom's Shoes Koku Foot Wear Mother's & Sister Attire Rajin Rapi Tailor Photo & Video Nuansa.Image Band & Sound by eL and Friends Mega Samuels Perkasa Master of Ceremony Erwin Siddhartha Decoration Ryan Decoration Boutonniere Awahita.Studio Ring Nest Awahita.Studio Mahar Awahita.Studio Invitation & Souvenir Awahita.Studio Bridesmaid Hampers  Awahita.Studio

----------------------------- ♥♥♥ -----------------------------
Thankyou for reading, I hope you like it. 
You can also find me at:

Line@ | Instagram | Twitter

dear.vannisa@gmail.com

You May Also Like

0 komentar